Skip to main content
Gunung Bromo landscape photograph

Gunung Bromo

Matahari terbit di atas lautan pasir

Panduan Perjalanan

Gunung Bromo adalah salah satu gunung berapi aktif paling ikonik dan menakjubkan di Indonesia, terletak di Jawa Timur dalam Massif Tengger. Pada ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut, gunung ini terletak di kaldera besar yang dikenal sebagai Lautan Pasir.

Pengalaman paling spektakuler adalah menyaksikan matahari terbit dari titik pandang Penanjakan, di mana Anda akan melihat kawah Bromo yang berasap dengan latar belakang Gunung Semeru yang lebih tinggi. Pemandangannya sangat tidak nyata — lanskap berupa abu vulkanik, kawah beruap, dan langit yang terbakar warna.

Setelah menonton matahari terbit, Anda akan turun ke lantai kawah dan mendaki 253 anak tangga untuk mengintip ke dalam kawah aktif Bromo.

Waktu Terbaik Berkunjung

The best time to visit Mount Bromo is during the dry season (May–October), particularly June and July for clear sunrise views. Avoid December–January (rainy season) as clouds often obscure the view. Early morning visits (3–5 AM) are essential to catch the famous sunrise.

Cara Menuju

Most tours depart from Malang (2 hours), Surabaya (3 hours), or Yogyakarta (8–9 hours). The closest town is Cemoro Lawang, where jeep tours operate. Our tours include private transfer from your starting city.

Tur ke Gunung Bromo

FAQ

Temperatures at the viewpoint can drop to 0–5°C before sunrise. Bring warm layers, gloves, and a beanie. We can arrange rental jackets.
The hike is moderate — about 1.5 km across the sandy plain and 253 steps up to the crater rim. Most fit adults manage it easily.

Rencanakan Kunjungan

Biarkan kami membuat pengalaman Gunung Bromo yang sempurna untuk Anda.

Minta Penawaran Gratis WhatsApp Us

Mulai Sekarang

Siap memulai perjalanan Anda?

Dapatkan penawaran tur khusus yang dirancang hanya untuk Anda.